Blitar – Puluhan ibu hamil di Kota Blitar mengalami kekurangan energi kronis (KEK), paling banyak di Kecamatan Sananwetan.

Dinkes memberikan bantuan makanan tambahan selama 4 bulan masa kehamilan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Blitar, Endang Purwono, mengatakan dari hasil pendataan yang dilakukan melalui tiga puskesmas di Kota Blitar, sampai pertengahan Mei 2026 tercatat ada 50 ibu hamil yang mengalami kondisi KEK.

Mereka tersebar di tiga kecamatan, namun paling banyak di Kecamatan Sananwetan.

Endang menjelaskan untuk mencegah hal berbahaya pada ibu hamil yang mengalami KEK, dinas memberikan tambahan makanan berupa PMT yang diberikan selama 120 hari atau 4 bulan masa kehamilan.

PMT itu berupa makanan matang yang disalurkan melalui puskesmas, serta telur dan susu.

Meski begitu, pihaknya berharap para ibu hamil yang mengalami kondisi KEK menjaga kesehatannya dengan tidak melakukan kegiatan fisik berat serta menjaga asupan makanan.

Endang menambahkan, ibu dengan kondisi KEK jika dibiarkan akan memengaruhi janin dalam kandungan, sehingga bayi yang dilahirkan berpotensi mengalami berat badan kurang atau underweight.(Dnd/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…