Blitar – Dalam 4 bulan di 2026 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat ada 59 kasus baru HIV di Kabupaten Blitar. Paling banyak ditemukan pada kelompok LSL (Lelaki Seks Lelaki).

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Blitar, tahun 2026 dari Januari hingga April kemarin tercatat ada 59 Orang Dengan HIV (ODHIV) baru di Kabupaten Blitar.
Menurut Cristine Indrawati, Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dari jumlah 59 ODHIV baru ini, paling banyak atau 17 di antaranya dari kelompok LSL.
Selain kelompok LSL, kasus HIV juga ditemukan pada pasien Tuberculosis (TBC) sebanyak 10 orang, pasangan berisiko 9 orang, populasi umum 8 orang, pelanggan pekerja seks 7 orang, calon pengantin 4 orang, wanita pekerja seks 2 orang, ibu hamil 1 orang, dan anak dengan HIV 1 orang.
Cristine menjelaskan Dinkes Kabupaten Blitar menyebut tingginya kasus pada kelompok LSL menjadi perhatian penting dalam upaya pencegahan dan edukasi HIV/AIDS, terutama terkait pentingnya perilaku seksual aman, pemeriksaan kesehatan rutin, serta deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan penyebaran kasus bisa ditekan.
Berdasarkan kelompok usia, kasus paling banyak ditemukan pada usia produktif 25 hingga 49 tahun sebanyak 29 orang, disusul usia di atas 50 tahun sebanyak 19 orang. Berdasarkan gender, kasus didominasi laki-laki sebanyak 44 orang dan perempuan 15 orang.
Di postingan kami sebelumnya, 2 July 2025, 96 orang LSL di Kabupaten Blitar terdeteksi positif HIV. Data ini mulai tahun 2023 hingga bulan Mei 2025.
Disebutkan, tahun 2023 sebanyak 50 orang, lalu tahun 2024 ada 32 orang, kemudian tahun 2025 dari Januari hingga Mei tercatat sebanyak 14 orang.(Apr/Lky)