Blitar – Diduga mengalami depresi, seorang laki-laki berusia 55 tahun meninggal dunia setelah menabrakkan diri ke kereta api di Kecamatan Garum pada pagi tadi (02/09)

Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, mengatakan seorang pria berinisial MS, berusia 55 tahun, warga Jalan Sakura, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Majapahit di perlintasan kereta api Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, tadi pagi sekitar pukul 5.
Muheni menjelaskan kejadian pertama kali diketahui setelah masinis Kereta Api Majapahit melaporkan adanya orang yang tertabrak saat perjalanan dari arah Blitar–Malang.
Mendapat laporan itu, petugas dari Stasiun Garum langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan selanjutnya melaporkan kejadian kepada Polsek Garum.
Muheni mengaku pihaknya bersama Unit Inafis Polres Blitar kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Korban dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan pemeriksaan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dan menghubungi pihak keluarga korban.
Korban diduga menabrakkan diri ke kereta, namun kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan kepada masinis.
Sementara berdasarkan keterangan dari salah satu anggota keluarga, korban disebut mengalami kondisi depresi.
Muheni menambahkan saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak keluarga, sekaligus berkoordinasi dengan PT KAI untuk mendalami peristiwa ini.(Tiv/Lky)