Blitar – Lima ibu hamil di Kabupaten Blitar akan menjalani persalinan dengan kondisi reaktif HIV.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Cristine Indrawati, mengatakan bahwa kondisi tersebut diketahui setelah dilakukan skrining pada ibu hamil untuk mendeteksi dini dan mencegah penularan tiga penyakit menular (HIV, Sifilis, dan Hepatitis B) dari ibu ke bayinya.
Menurut Cristine, kelima ibu hamil tersebut mendapat perhatian khusus dari Dinas Kesehatan. Mereka diharapkan rutin memeriksakan kandungan setiap bulan agar kondisi ibu dan janin terus terpantau hingga waktu persalinan. Cristine menyebutkan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologi kelima ibu hamil tersebut terpapar HIV. Namun, HIV diketahui dapat menular melalui pertukaran cairan tubuh tertentu, seperti darah dan cairan tubuh lainnya.
Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (puskesmas) dengan menyiagakan tenaga kesehatan yang siap membantu proses persalinan ibu hamil reaktif HIV. (Apr/Lky)