Blitar – Evakuasi mortir di Lahar Sungai Jalan Manggar dilanjutkan hari ini dengan membawa alat derek untuk mengangkat batu besar yang menimpa mortir.

Kabag Ops Polres Blitar Kota, Kompol Agus Tri, mengatakan proses evakuasi benda yang diduga mortir atau aircraft bomb di aliran Sungai Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, akan dilanjutkan hari ini.

Sebelumnya, tim Jibom Brimob Polda Jawa Timur bersama petugas kepolisian dan BPBD telah melakukan upaya evakuasi, namun terkendala posisi benda yang tertimbun batu besar di dasar sungai.

Menurut Agus, hasil analisa awal tim Jibom menunjukkan benda itu diduga merupakan bom udara berukuran besar.

Bagian yang baru terlihat adalah sirip di bagian ekor, sementara badan benda masih tertancap di dalam tanah dan terjepit batu sehingga memerlukan alat derek untuk proses pengangkatan.

Agus menambahkan, hingga saat ini tim belum dapat memastikan apakah benda itu masih aktif atau tidak.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lokasi penemuan tetap dipasangi garis polisi dan dijaga petugas.

Proses evakuasi akan kembali dilakukan setelah didatangkan peralatan pendukung, termasuk alat derek untuk mengangkat batu yang menindih benda itu.(Tiv/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…