Tulungagung – Minim peminat, SDN 2 Plandaan Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, hanya mendapat dua murid pada tahun ajaran 2026/2027.

Kepala Sekolah SDN 2 Plandaan Tulungagung, Siti Komariah, mengatakan pada tahun ajaran baru kali ini pihaknya hanya mendapatkan dua murid saja.
Jumlah ini sama seperti yang didapatkan pada tahun lalu.
Siti mengakui pada SPMB tahun ini pihaknya lebih sulit mendapat siswa karena minat masyarakat semakin minim untuk bersekolah di SDN 2 Plandaan.
Padahal untuk meningkatkan minat peserta didik baru, pihaknya sudah menyiapkan seragam, sepatu, ATK gratis, dan uang bantuan Rp450 ribu bagi yang mau sekolah di SDN 2 Plandaan, yang berasal dari iuran para guru.
Namun sampai hari pertama MPLS atau masuk sekolah, hanya dua murid yang bersedia mendaftar.
Siti menyebut tren minat sekolah yang turun ini disebabkan beberapa faktor.
Salah satu yang cukup sering disebut adalah anggapan bahwa SDN 2 Plandaan sudah tutup atau mati.
Siti juga mengatakan meski hanya memiliki dua murid saja, pembelajaran dipastikan akan sama dengan sekolah lain dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Siti menambahkan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), diikuti oleh seluruh murid dari kelas 1 sampai 6 agar suasana MPLS tidak sepi.
Sementara itu, Juru Bicara SPMB Dinas Pendidikan Tulungagung, Rifka Zuyun, mengatakan ada dua SD yang tidak memiliki murid saat SPMB, yaitu SDN 4 Besuki dan SDN 5 Bungur.(Ang/Lky)