Tulungagung – Masyarakat mengeluhkan minimnya penerangan jalan di kawasan Gunung Betet karena merupakan akses yang menghubungkan Sutojayan dengan Kademangan.

Dana, salah seorang warga Kanigoro, mengeluhkan penerangan jalan yang sangat minim di kawasan Gunung Betet, Sutojayan, menuju Desa Darungan, Kademangan. Kondisi ini dikeluhkan saat malam hari sehingga membahayakan pengendara, terutama pengguna kendaraan roda dua.
Dana menilai akses ini dapat mempersingkat waktu tempuh jika hendak menuju Kademangan. Namun, karena sangat gelap saat malam hari, sebagian pengguna jalan memilih memutar melalui jalur lain yang lebih jauh. Dirinya berharap kondisi ini mendapat perhatian pemerintah sehingga penerangan jalan di kawasan tersebut dapat ditingkatkan dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, membenarkan minimnya penerangan jalan umum di kawasan tersebut. Pihaknya akan langsung mengecek apakah penambahan lampu penerangan sudah masuk dalam perencanaan APBD Perubahan atau belum.
Jika belum, pihaknya akan mengupayakan penambahan penerangan jalan di kawasan tersebut. Pemerintah sebelumnya masih memprioritaskan pemasangan penerangan jalan di kawasan Kanigoro dan usulan masyarakat lainnya karena keterbatasan anggaran.(Ang/Lky)