Tulungagung – Tidak diketahui penyebabnya, tumpukan sepah tebu di salah satu pabrik gula merah Desa Gilang terbakar dini hari tadi. Kerugian diperkirakan mencapai 10 juta rupiah.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan, tumpukan sepah tebu di pabrik gula merah milik Tri Widantoro, warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, terbakar sekitar pukul 1 dini hari tadi.
Iwan menyebut, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui pasti, karena api tiba-tiba menyala dari salah satu sudut tumpukan sepah tebu.
Setelah menerima informasi, pihaknya menerjunkan 2 armada damkar dan 2 mobil suplai air untuk memadamkan api di lokasi kejadian.
Pihaknya membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk memadamkan api, atau api baru benar-benar padam sekitar pukul setengah 6 pagi tadi.
Beruntung, akibat peristiwa tersebut, api hanya membakar tumpukan sepah tebu dan tidak merembet ke mesin pembuat gula merah. Sehingga, kerugian diperkirakan hanya mencapai 10 juta rupiah.
Iwan menambahkan, pihaknya mengimbau warga tetap berhati-hati terhadap potensi kebakaran di tengah musim kemarau seperti sekarang ini.(Ang/Lky)