Tulungagung – Sebuah makam kuno di Kelurahan Sembung Tulungagung dibongkar oleh masyarakat dan akan dipindahkan ke area makam masjid di Kelurahan Botoran Tulungagung.

Imam Mustaujib, seorang warga Kelurahan Sembung Tulungagung mengatakan makam kuno ini ditemukan sekitar tahun 1995 lalu. Saat itu batu nisannya berada di bawah pohon trembesi.
Menurut Imam, saat pohon trembesi ini dibeli oleh seseorang di tahun itu, oleh pembeli batu nisannya dinaikkan ke atas sehingga terlihat seperti makam.
Dari hasil pengecekan Tim Ahli Cagar Budaya, makam kuno ini diperkirakan berasal dari tahun 1.600 sampai 1.700 masehi.
Namun saat dilakukan pembongkaran sampai kedalaman 2 meter belum ditemukan tanda-tanda keberadaan jasad di dalamnya.
Imam mengaku makam ini berada di lahan miliknya, dan rencananya lahan ini akan dijual.
Nantinya setelah jasad ditemukan, makamnya akan dipindahkan ke area makam salah satu masjid di Kelurahan Botoran.
Terkait asal usul makam ini, warga setempat juga mengaku tidak ada yang mengetahuinya.
Haryadi, Tim Ahli Cagar Budaya Tulungagung menyebut makam kuno ini belum tercatat sebagai objek diduga cagar budaya.
Sebenarnya pihaknya sudah menawarkan ke kelurahan apakah ingin dilakukan kajian atau tidak, namun tidak ada respon dari kelurahan.
Kemudian setelah dirumuskan oleh Forkopimcam di Kelurahan Sembung, akhirnya diputuskan makam ini dibongkar dan dipindahkan.(Amr/Lky)