Tulungagung – Seorang laki-laki tanpa identitas ditemukan meninggal dunia setelah tertemper KA Brawijaya di perlintasan masuk Desa Buntaran, Rejotangan, Tulungagung, Selasa dini hari, 07 Juli 2026.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengatakan bahwa sekitar pukul 01.56 dini hari, korban tertemper KA Brawijaya relasi Gambir–Malang di perlintasan tersebut. Nanang menjelaskan, awalnya saksi penjaga palang pintu perlintasan melihat korban berjalan di atas rel dari arah barat ke timur. Saksi sudah mengingatkan korban untuk segera keluar dari perlintasan karena ada kereta yang akan melintas, namun peringatan tersebut tidak dihiraukan.
Beberapa saat kemudian, korban dilaporkan tertemper kereta dan ditemukan meninggal dunia dengan luka parah di kepala. Peristiwa ini langsung dilaporkan ke Polsek setempat untuk kemudian dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Nanang menambahkan, saat ini jenazah telah dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk proses visum dan identifikasi. Korban diperkirakan terseret sekitar 300 meter dari titik awal benturan. (Amr/Lky)