Tulungagung – Perjanjian kerja sama pengelolaan pantai telah berakhir. Lima destinasi wisata pantai di Tulungagung dilarang menarik tiket masuk untuk sementara waktu.


Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Yuli Murningsih, mengatakan lima destinasi wisata pantai di Tulungagung dilarang menarik tiket masuk wisatawan untuk sementara waktu setelah perjanjian kerja sama pengelolaan pantai berakhir dan belum bisa diperpanjang.

Lima destinasi wisata tersebut yakni Pantai Molang, Pantai Lumbung, Pantai Pacar, Pantai Kedung Tumpang, dan Pantai Gemah.

Menurut Yuli, perpanjangan perjanjian kerja sama masih harus menunggu petunjuk teknis Rencana Pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (RPKH-DPK) dari Kementerian Kehutanan.

Sebab, saat ini pengelolaan sebagian kawasan hutan di Jawa dan Bali diambil alih Kementerian Kehutanan dari yang sebelumnya dikelola Perhutani.

Yuli menyebut pihaknya juga telah mengirimkan surat kepada seluruh pengelola destinasi yang terdampak agar menghentikan sementara penarikan retribusi maupun pendapatan asli daerah (PAD).

Namun, pengelola wisata masih diperbolehkan mengelola tempat penitipan kendaraan atau menerima sumbangan sukarela dari pengunjung tanpa unsur paksaan.

Hal itu karena biaya operasional dan kebersihan kawasan pantai tetap harus ditanggung oleh pengelola.

Yuli menambahkan, belum diperpanjangnya perjanjian kerja sama tersebut diperkirakan akan berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada tahun ini.(Ang/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…