Tulungagung – Pj Sekda Tulungagung memastikan pelayanan di lingkup Pemkab tetap berjalan pasca OTT KPK dan penyegelan sejumlah ruang pegawai.

Pj Sekda Tulungagung, Soeroto, mengatakan hari ini pelayanan di lingkup Pemkab tetap berjalan seperti biasa, meskipun terjadi OTT KPK terhadap Bupati Gatut Sunu Wibowo pada Jumat lalu.
Terkait beberapa ruangan pegawai yang disegel KPK, pihaknya telah meminta pegawai untuk berkantor di tempat lain yang tidak disegel.
Sementara itu, untuk pucuk pimpinan tertinggi daerah, Soeroto masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Kemudian, sebelas pegawai yang sempat dibawa ke Jakarta hari ini juga belum terlihat saat apel pagi.
Memperkirakan mereka masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Tulungagung.
Pagi tadi, Pj Sekda memimpin apel pagi di lingkup Pemkab. Beberapa pejabat yang sempat mendatangi Mapolres Tulungagung pada Jumat malam terlihat hadir dalam apel, seperti Kasatpol PP Hartono dan Kabag Pemerintahan Arif Effendi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD dr. Iskak tidak terlihat dalam apel. Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka dugaan korupsi bersama ajudannya, Dwi Yoga Ambal.
Total uang yang diterima Gatut dari hasil pemerasan pejabat dan jatah tambahan anggaran perangkat daerah senilai Rp2,7 miliar, sedangkan permintaan Gatut mencapai Rp5 miliar. (Amr/Lky)