Tulungagung – Kerugian materi akibat kerusakan 2 bangunan warung di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Sine yang terdampak longsor pada Minggu 26 Oktober 2025 pagi sekitar Rp250 juta.

Supardi, salah satu pemilik warung yang terdampak longsor di JLS Sine mengatakan peristiwa longsor yang menimpa 2 warung itu terjadi sekitar jam 8 pagi.
Sebelum peristiwa longsor itu, dirinya mengetahui tanda-tanda retakan di salah satu bagian bangunan warung, sehingga ia mengantisipasi menutup akses warung untuk pengunjung.
Supardi menyebut pihaknya bersyukur masih diberikan keselamatan, meski sebagian besar bangunan warung masuk ke jurang.
Supardi mengakui akibat peristiwa ini pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp250 juta karena warungnya baru selesai dilakukan renovasi.
Disingung soal kelanjutan untuk berjualan, Supardi masih belum bisa memastikannya tetapi dirinya masih ingin berjualan di lokasi tersebut.
Rusdianto, Camat Kalidawir mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait.
Namun untuk penanganan sementara, tim BPBD telah memberikan garis larangan melintas & menutup bekas longsor dengan terpal untuk mengantisipasi hujan deras yang bisa mengakibatkan longsor susulan.(Ang/ Lky)