Blitar – Kondisinya sempat kritis, H, narapidana Lapas Blitar yang dipukul sesama napi akhirnya meninggal dunia Sabtu 10 Januari 2026 hari ini. Pihak keluarga melaporkan dugaan penganiayaan di Lapas Kelas IIB Blitar ini ke Polres Blitar Kota.

Romi Novitrion, Kepala Lapas Kelas IIB Blitar mengatakan H yang merupakan napi kasus narkoba yang dipukul sesama napi akhir Desember lalu dinyatakan meninggal di RSUD Mardi Waluyo hari ini.
H dirawat di rumah sakit sejak 5 hari lalu. H sempat kritis & tak sadarkan diri. Jumat kemarin, H sempat sadar & kondisinya mulai membaik. Tapi tak lama setelah itu, H kondisinya kembali kritis.
Romi belum bisa memastikan penyebab meninggalnya H karena masih menunggu hasil visum.
Pihak keluarga melaporkan dugaan penganiayaan yang menimpa H ini ke Polres Blitar Kota.
AKP Rudy Kuswoyo, Kasatreskrim Polres Blitar Kota mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan pada korban (H).
Proses penyelidikan masih berjalan. Penyelidikan dilakukan dari keterangan saksi, dari pihak lapas & rekan satu blok dengan korban sejumlah 9 orang.
Kata dia, dari RSUD Mardi Waluyo, korban mengalami pecah pembuluh darah di otak & terindikasi stroke. Untuk lebih lengkapnya, polisi masih menunggu surat dari RSUD Mardi Waluyo.
Ia membenarkan adanya luka lebam, tapi masih belum bisa memastikan sebelum hasil visum keluar.
Di postingan kami sebelumnya, H dipukul 2 sesama napi inisial B & I karena merasa ditipu. B & I telah menjalani masa pidana lebih dulu. Kemudian H menjanjikan akan membantu mereka keluar dari lapas setelah membayar Rp45 juta.
Namun setelah membayar, ternyata H menghilang tidak pernah terlihat lagi. Mereka baru bertemu lagi di dalam lapas setelah H ditahan karena kasus narkoba. Karena geram, akhirnya B & I melakukan pemukulan pada H.(Dnd/Lky)