Tulungagung – Sebagian Orang Tua Murid di Tulungagung mengeluhkan menu MBG yang diberikan dianggap tidak sesuai dengan Gizi dan pemberiannya dirapel untuk tiga hari.

Salah Satu Orang Tua Murid di wilayah Kota, Herlambang Efendi mengatakan, dirinya cukup heran dengan pemberian menu Makan Bergizi Gratis kepada ketiga anaknya selama bulan ramadan ini dirapel tiga hari sekali, dengan menu yang dinilai kurang sesuai.
Padahal anaknya sekolah di Lembaga Sekolah berbeda. Fendi mencontohkan untuk anaknya yang sekolah di SDN 1 Botoran mendapat dua roti, dua kotak susu, empat telur puyuh, satu telur ayam, buah pir dan buah jeruk, untuk menu 3 hari.
Menu itu diberikan dengan kemasan kantong plastik, padahal informasinya juga tidak boleh menggunakan kantong plastik. Dirinya juga mempertanyakan apakah makanan yang diberikan itu ada nilai Gizi untuk anak sekolah SD.
Selain itu, salah satu orang tua balita di Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru NF mengatakan anaknya mendapat 4 jenis menu jeruk yang mulai membusuk, satu klip kecil kacang koro, satu susu kotak dan jajanan pasar polos tanpa PIRT.
Bahkan tidak hanya anaknya yang mendapat jeruk hampir busuk, melainkan orang tua lain juga mendapat menu MBG hang sama. NF mengaku sudah komplain ke bidan desa, tapi balasannya tidak sesuai keinginan warga dan justru diminta oleh SPPG pindah mitra jika tidak mau mendapat menu.
Sementara itu, Korwil BGN Tulungagung sudah mencoba dihubungi tim reporter sejak selasa sore kemarin namun hingga berita ini dibuat masih belum memberikan respon.(Ang/Lky)