Blitar – Satu SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Kabupaten Blitar berhenti sementara karena persoalan internal SPPG dengan mitra.

Khusna Lindarti, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar sekaligus Anggota Satgas MBG Kabupaten Blitar membenarkan SPPG Krenceng di Kecamatan Nglegok berhenti sementara waktu karena adanya persoalan internal antara SPPG dengan mitra pengelola.

Khusna mengaku belum mengetahui pasti kapan SPPG Krenceng kembali beroperasi normal. Laporan yang diterimanya SPPG ini berhenti karena tidak ada titik temu atau jalan keluar dari permasalahannya antara mitra dengan SPPG sehingga terpaksa berhenti sementara.

Ia menyebut Pemkab Blitar tidak memiliki kewenangan untuk ikut campur karena hal itu berada di luar ranah pemerintah daerah. Seluruh aset & sarana prasarana merupakan milik mitra sehingga keputusan operasional sepenuhnya menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).

Meski tidak memiliki kewenangan langsung, Khusna mengakui kondisi ini berdampak pada pemerintah daerah khususnya pada peserta didik penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak didik menjadi terhenti mendapatkan layanan.

Khusna berharap konflik mereka bisa dapat segera terselesaikan sehingga bisa kembali normal.

Ia menambahkan terkait MBG Pemkab Blitar mendukung & memfasilitasi, sementara seluruh urusan teknis & kemitraan MBG berada di bawah kewenangan pusat.(Apr/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…