Tulungagung – Kelanjutan SPPG Tanggung Campurdarat Tulungagung yang tutup karena kasus dugaan keracunan masih dalam pengkajian BGN.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang mengatakan bidang pemantauan dan pengawasan BGN masih mengkaji standar operasional prosedur pada satuan pelayanan pemenuhan gizi di Desa Tanggung Campurdarat Tulungagung, yang sempat terjadi kasus dugaan keracunan MBG Oktober tahun lalu. Nanik tidak menyebutkan secara pasti kapan SPPG ini bisa beroperasi kembali, karena saat ini ditutup sejak kasus dugaan keracunan terjadi.

Pihaknya menegaskan bila kesalahan yang dilakukan SPPG berkaitan dengan menu yang dibagikan pada sasaran, BGN tetap akan membayar kompensasi pada relawannya. Namun bila ternyata kondisi di SPPG buruk, seperti IPAL yang tidak layak, maka pihaknya tidak akan memberikan kompensasi.

Sebelumnya, kasus dugaan keracunan ini menimpa puluhan siswa di SMPN 1 Boyolangu 13 Oktober 2025. Saat itu, siswa menyantap menu MBG pagi hari, kemudian siangnya mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah dan pusing.(Amr/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…