Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung sebut jamaah haji Tulungagung akan tergabung kloter akhir pada pemberangkatan haji tahun ini, karena haji tahun lalu berada di pemberangkatan kloter paling awal.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani mengatakan dari hasil rapat koordinasi Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jatim, wilayah kerja Kediri yang didalamnya termasuk Tulungagung akan memberangkatkan jamaah haji pada urutan kloter terakhi.
Hal itu terjadi setelah edisi Haji tahun 2025 kemarin, jamaah haji yang berada di wilayah kerja (wilker) Kediri berangkat paling awal.
Suryani menyebut, dari 116 kloter reguler di jatim, pihaknya memprediksi Tulungagung nantinya akan tergabung pada kloter 103 sampai 105 Embarkasi Surabaya. Nantinya setiap kloter sekitar 360 sampai 370 jamaah.
Suryani juga mengatakan, meski akan berangkat pada kloter terakhir, pihaknya sampai saat ini belum menerima secara resmi berapa total jamaah haji asal Tulungagung yang akan berangakt. Meski total ada 1.196 calon jamaah haji Tulungagung melunasi BIPIH.
Suryani menambahkan, untuk pemberangkatan haji asal Tulungagung dipastikan masih akan melalui Bandara Juanda Surabaya.
Meski sebelumnya ada rencana pemberangkatan haji juga akan dilakukan melalui bandara Dhoho Kediri. Namun fasilitas embarkasi yang belum memadahi sehingga rencana tersebut belum bisa dilaksanakan tahun ini.(Ang/Lky)