Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Tulungagung mengrkitik pelaksana MBG terkesan tertutup atau tidak terbuka, setelah mencuat banyak keluhan orang tua dan kasus dugaan keracunan di SMPN 1 Boyolangu

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tulungagung, Hery Widodo mengatakan, pihaknya cukup menyayangkan respon dari perwakilan BGN di Tulungagung yang kurang terbuka menanggapi persoalan program makan bergizi gratis yang muncul akhir-akhir ini di Tulungagung, seperti adanya keluhan orang tua terkait kondisi menu yang berbau, nampan amis dan sebagainya. Bahkan sudah muncul kasus dugaan keracunan yang dialami oleh siswa SMPN 1 Boyolangu.
Menurut Hery, seharunya sikap dari pengelola progam ini harus terbuka, dan mau menerima kritik dari orang tua wali murid secara terbuka, bukan malah menutup-nutupi. Hery menyebut, FKDM sebetulnya sudah mendapat beberapa aduan dari orang tua wali murid, tetapi ketika ingin mendalami lebih lanjut, orang tua wali murid tidak berani untuk menceritakan lebih dalam dan kurang bukti akibat adanya larangan memfoto menu MBG.
Hery mengaku, pihaknya akan segera mengirim surat ke DPRD Tulungagung sebagai perwakilan masyarakat untuk meminta hearing bersama dengan pihak terkait menyikapi persoalan tersebut.
Hery memastikan, pihaknya mendukung berlangsungnya program MBG bisa sukses di jalanan di Tulungagung. Namun, dengan munculnya berbagai persoalaan di lapangan tentu jangan sampai anak-anak sekolah ada yang menjadi korban karena menu yang disajikan bermasalah.
Sementara Reporter sudah berusaha untuk mengkonfirmasi terkait keluhan tersebut kepada Perwakilan BGN Tulungagung, namun tidak mendapat respon.(Ang/Lky)