Tulungagung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung sudah menyerahkan hasil uji laboratorium dari sampel makanan yang menyebabkan dugaan keracunan ke Satgas MBG. Namun, pihaknya enggan mengungkap hasil tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani, mengatakan hasil uji laboratorium dari sampel menu MBG di tiga satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kecamatan Boyolangu sudah keluar.
Namun, pihaknya belum mau mengungkap hasil laboratorium maupun penyebab pasti terjadinya keracunan, dan menyerahkan sepenuhnya kepada Satgas MBG.
Desi menegaskan bahwa pimpinan Satgas-lah yang berhak menyimpulkan peristiwa dugaan keracunan ini, sementara Dinkes hanya berperan sebagai anggota.
Desi juga membenarkan banyak aduan masyarakat terkait menu MBG yang dibagikan.
Biasanya, aduan tersebut diteruskan ke Satgas untuk dikomunikasikan dengan BGN maupun SPPG.
Sebelumnya, pada Januari lalu terjadi dugaan keracunan yang menimpa siswa di beberapa sekolah di Kecamatan Boyolangu setelah memakan menu MBG.
Kasus ini terjadi tiga kali dalam rentang waktu satu minggu, masing-masing di SPPG Moyoketen 1 dan 2, serta SPPG Karangrejo.(Amr/Lky)