Tulungagung – Dinkes Tulungagung memasifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk di masyarakat untuk pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue, di awal tahun 2026 ini.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung dr. Aris Setiawan mengatakan berkaca dari awal tahun 2025 lalu, kasus DBD pada Januari mencapai 144 kasus dengan tiga orang meninggal dunia. Karena itu, di awal tahun ini pihaknya berupaya mengantisipasi tren yang sama, dengan mensosialisasikan pentingnya kegiatan pemberantasan sarang nyamuk pada masyarakat.

Menurut Aris, sekalipun curah hujan di awal bulan ini tidak seintens seperti tahun lalu, namun potensi penularan DBD tetap bisa terjadi. Aris juga menekankan pentingnya masyarakat segera memeriksakan diri ke fasyankes bila sudah dari tiga hari merasakan demam.

Pihaknya mengakui terjadinya fatalitas kasus DBD karena pasien telat dibawa ke fasyankes, sehingga mengalami dengue shock syndrom. Aris menambahkan saat ini PSN dan pola hidup bersih dan sehat menjadi cara paling sederhana bagi masyarakat untuk pencegahan penularan DBD.(Amr/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…