Blitar – Dinkes Kabupaten Blitar meningkatkan kewaspadaan untuk virus superflu karena sudah terdeteksi di Jatim.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Cristine Indrawati, mengakui Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur mengeluarkan surat kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus influenza atau yang dikenal masyarakat sebagai superflu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, ditemukan 23 kasus Influenza tipe A subvarian H3N2 subclade K, yang seluruhnya berasal dari Jawa Timur.
Dinas Kesehatan memastikan virus Influenza A H1N1 dan H3N2 merupakan virus flu musiman dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan.
Gejala yang muncul umumnya demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.
Cristine menambahkan, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat kondisi berisiko, menghindari kerumunan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.
Fasilitas kesehatan juga diminta melakukan deteksi dini dan pelaporan kasus secara aktif melalui sistem kewaspadaan dini dan respon.(Apr/Lky)