Blitar – Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Menyebut Seluruh Sekolah Berpotensi Terjadi Kasus Perundungan atau Bullying. Potensi Tersebut Tidak Berkaitan dengan Lokasi Sekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar menyebut seluruh sekolah memiliki potensi terjadinya aksi perundungan atau bullying. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Agus Santosa, menyusul munculnya kembali kasus dugaan perundungan yang terjadi di wilayah Doko. Agus mengatakan, kasus perundungan tidak dapat dikaitkan dengan lokasi maupun karakteristik sekolah tertentu. Menurutnya, potensi terjadinya bullying dapat muncul di sekolah mana saja, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun pinggiran.
Agus menegaskan, pencegahan perundungan membutuhkan pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi juga memerlukan peran aktif orang tua dalam mengawasi perilaku dan pergaulan anak di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, kasus yang saat ini terjadi di wilayah Doko tidak dapat dijadikan dasar bahwa sekolah di daerah pinggiran lebih rentan terhadap perundungan. Karena itu, upaya pencegahan dan pengawasan harus diterapkan secara menyeluruh di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Blitar.(Tiv/Lky)