Tulungagung – Mendapat teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengolahan TPA Segawe, Pemkab Tulungagung menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk mengubah TPA Segawe menjadi TPA dengan sistem sanitary landfill.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Anang Pratistianto, mengatakan pihaknya saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk perbaikan di TPA Segawe setelah mendapat teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengolahan sampah di TPA tersebut. Anggaran Rp6 miliar itu akan digunakan untuk mengubah sistem pengelolaan dari pembuangan terbuka (open dumping) menjadi sanitary landfill atau penimbunan sanitasi.

Anang menyebut, perbaikan ini akan dilakukan mulai tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2027 mendatang, meski pemerintah pusat memberikan tenggat waktu hingga 2029 bagi seluruh TPA dengan sistem open dumping untuk ditutup.

Untuk tahun ini, pihaknya akan menyerap anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk pembuatan biopori, pembangunan instalasi pengolahan lindi, penutupan area sampah dengan kain khusus, serta penyiapan lahan untuk perubahan metode pengolahan sampah tersebut.

Anang menambahkan, dengan perubahan metode pengolahan sampah ini, TPA Segawe ke depannya diharapkan tidak lagi menimbulkan bau menyengat dan mampu mengolah sampah rumah tangga dengan lebih baik.(Ang/Lky)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Pemotor Asal Campurdarat Tulungagung Meregang Nyawa Usai Tabrak Truk

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Jodi Indrawan mengatakan, EP (Lk,20) warga Gamping Campurdarat…

Narasi Polisi Tulungagung Tabrak Pengendara Saat Pengejaran Hoaks, Ini Kronologi Sebenarnya

Tulungagung – Satlantas Polres Tulungagung menindak seorang pengendara sepeda motor yang tidak…

MUI Tulungagung : Sound Horeg Lebih Banyak Mudarat, Aparat Diminta Tak Terbitkan Izin

Tulungagung – MUI Tulungagung menegaskan sound horeg lebih banyak menimbulkan mudorot ketimbang…

Pengusaha Sound Horeg Tulungagung Usulkan Polling Sebagai Acuan Penggunaan Dalam Kegiatan Masyarakat

Tulungagung – Pengusaha sound horeg di Tulungagung meminta adanya polling untuk dijadikan…