Tulungagung – Seorang jemaah haji asal Tulungagung meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS King Abdullah, akibat gangguan paru-paru dan gagal jantung.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani, mengatakan jemaah haji Tulungagung bernama Subi Abdul Gofar, warga Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, yang tergabung dalam Kloter 103, dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS King Abdullah, Makkah, pada Rabu kemarin sekitar pukul 10.30 WIB.
Almarhum meninggal dunia pada usia 85 tahun setelah menjalani perawatan pasca puncak ibadah haji karena mengalami gangguan paru-paru dan gagal jantung.
Suryani menyebut saat pertama kali menjalani perawatan di RS An Nur, kondisi almarhum sempat membaik sehingga diperbolehkan kembali ke hotel.
Namun, penyakit yang dideritanya kambuh dan almarhum harus dirujuk ke rumah sakit.
Setelah menjalani perawatan selama satu hari, Haji Subi dinyatakan meninggal dunia pada Rabu kemarin.
Suryani menambahkan, almarhum akan dimakamkan di Makkah.(Ang/Lky)