Tulungagung – Menekan aksi Premanisme, Pemkab Tulungagung berusaha menggencarkan langkah preventif untuk menekan praktek premanisme berkembang di kalangan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi “peran Aktif Masyarakat Dalam Pencegahan Dan Pemberantasan Premanisme Untuk Menciptakan Situasi Yang Kondufif di Kabupaten Tulungagung” pada Kamis (13/11) kemarin, di Auditorium Universitas Bhineka PGRI Tulungagung.

Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Agus Prijanto Utomo mengatakan, Premanisme bukan persoalan hukum saja, tapi juga sebagai ceriminan melemahnya kepedulian sosial dan disiplin moral di tengah masyarakat.
Agus menyebut, masyarakat harus aktif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan, serta menolak segala bentuk intimidasi dan kekerasan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan situasi kondusif di Tulungagung.
“kalau dibiarkan terus bisa merusak rasa aman kehidupan sosial dan menghambat perekonomian warga, sehingga pencegahan dan pemberantasaanya tidak hanya oleh APH tapi seluruh lapisan masyarakat harus berperan aktif,” ungkap Agus.
Agus berharap, melalui kegiatakan sosialisasi ini, masyarakat bisa semakin memahami pentingnya kerja sama semua pihak dalam mencegah premanisme dan sekaligus bisa memperkuat nilai-nilai gotong royong serta bela negara.
“dengan kerja sama, kita bisa menjaga stablitas keamanan di Tulungagung, sehingga pembangunan daerah berjalan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Kegiatan Seminar ini, menghadirkan narasumber dari Kodim 0807 Tulungagung, serta dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan elemen masyarakat lainnya. (agg/agg)