Tulungagung – Hasil visum kasus pencabulan tujuh santri di salah satu ponpes di Tulungagung satu di antaranya sampai disodomi tersangka.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan dari hasil visum terkait kasus pencabulan tujuh orang santri di salah satu pondok pesantren di Tulungagung, hanya satu korban yang disodomi tersangka, sementara enam korban lain hanya diminta memegangi alat kelamin tersangka.
Taat menjelaskan, hasil visum ini sesuai dengan dugaan sebelumnya dan para korban yang dicabuli mendapat ancaman dari tersangka agar tidak melaporkan tindakannya. Taat menyebut dari hasil pemeriksaan tersangka melakukan aksinya kepada para korban hingga 20 kali.
Selain itu pihaknya hingga saat ini juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis tersangka yang diperkirakan keluar pekan depan. Taat begitu emosional saat membaca Berita Acara Pemeriksaan para korban. Dia bahkan sampai menangis, karena perbuatan tersangka pada para korban begitu kejam.
Sebelumnya tersangka ditangkap Kamis pekan lalu saat baru tiba di Tulungagung setelah libur aktivitas pondok. Tersangka melakukan aksinya sejak Maret 2024 hingga Maret 2025. (Amr/Lcky)